Satu Pelaku Begal Diringkus,Satu lagi Masih Buron

Satu Pelaku Begal Diringkus,Satu lagi Masih Buron

Satu Pelaku Begal Diringkus,Satu lagi Masih Buron

PALEMBANG,- realitanews.co

Langkah kaki Alim Munandar (28), pelaku begal atas korban Adinda Dhea Fiji Lestari (21), yang terjadi

Jalan Jend Satibi Darwis Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati, Palembang, Rabu (19/8/2026), sekitar 01.30, dini hari, akhirnya terhenti.

 

Ini setelah pelaku berhasil diringkus petugas Satreskrim Polestabes Palembang Unit Ranmor Polrestabes Palembang, Pimpinan Kanit Ranmor Iptu Jhoni Palapa dan Kasubnit Ospnal Ranmor Ipda Iwan Tedok. Pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas terukur lantaran melawan petugas saat dilakukan penangkapan.

 

Alim yang merupakan Desa Petanang, Muara Enim ini mengaku saat melakukan aksi tersebut dirinya tak sendiri, melainkan bersama temanya yang masih berstatus DPO (daftar pencarian orang), yakni T. Dimana sebelum beraksi Alim dan rekannya T berjalan jalan mengitari arah Musi 2 dan kawasan Citraland untuk mencari mangsa.

 

" Sebelum beraksi itu kami jalan jalan dulu pak cari mangsa, mulai dari arah Musi 2 hingga kawasan Citraland, " Akunya, Rabu (19/8/2026), malam

 

Lalu, setelah berjalan jalan tidak mendapatkan mangsa, saat itu Alim dan rekannya berhenti tak tahu perum Citraland. Saat dengan nunggu, naas korban Adinda melintas di lokasi kejadian sekitar pukul 01.00, " Setelah jalan jalan mencari mangsa tapi Idak ketemu pak. Akhirnya kami stop tak jauh dari Citraland, lalu korban lewat kami langsung buntuti, " ucapnya.

 

Sesampai di TKP, T bertugas merampas kunci motor korban. Namun saat kunci motornya hendak dirampas pelaku T, korban yang mengetahui langsung tancap. Alhasil dikejarlah oleh pelaku Alim yang bertugas sebagai pilot .

 

" Saya bawa motor pak, T yang eksekusi. Awalnya kami pepet mau ambil kunci motor biar stop mendadak, tetapi korban kabur kami pepet lagi, hingga akhirnya lengan baju korban sebelah kanan berhasil ditarik teman saya T, " Katanya.

 

Lalu, korban berusaha melepaskan cengkraman tangan pelaku T di lengan bajunya, dalam keadaan korban masih mengendarai motornya. Oleh pelaku dilepas mendadak, membuat korban pun langsung tersungkur terjatuh mencium aspal.

 

"Sempat terjadi tarik menarik pak. Korban ini hendak melepaskan cengkraman tangan rekan saya sambil mengendarai motor, namun saat itu tidak dilepas, saat korban fokus melihat ke arah kami, baru dilepaskan oleh teman saya, akhirnya korban langsung terjatuh," ucapnya, sambil mengatakan mereka juga saat beraksi membawa parang namun hanya untuk menakuti korban saja.

 

Setelah korban terjatuh Tersungkur ke aspal, posisi korban saat itu sudah mengeluarkan suara ngorok, saat itulah T langsung mengambil (membawa-red) motor korban, dan meninggalkan korban di TKP dengan posisi bersimbah darah di bagian kepala dan wajah.

 

"ketika terjatuh saat itu posisi korban langsung mengeluarkan suara ngorok pak. Langsung kami tinggalkan ke TKP. Kami pun langsung kabur membawa motor korban ,' Ungkapnya.

 

Ketika ditanya apakah dirinya tahu korban meninggal dunia, Jawab Alim, ia sudah tahu karena saat itu korban bernafas terengah-engah (ngorok-red), "Tahu pak. Oleh itulah ketika korban terjatuh tidak kami apa apa lagi, kami langsung kabur," ucapnya.

 

Alim juga mengaku, rencana motor korban hendak di jual ke kawasan Jalur ," Belum sempat terjual pak motor korban. Rencana mau kami jual ke arah jalur, " Kata Alim yang merupakan resevidis kasus begal ini.

 

Sementara, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan didampingi Kasat Reskrim AKBP M Jedi P membenarkan satu dari dua pelaku sudah berhasil ditangkap, " Benar satu dari dua pelaku curas atas korban Adinda Dhea Fiji Lestari sudah diberhasil ditangkap, " tegas Sonny, Kamis (20/8/2026), pagi.  

 

Lanjutnya, pelaku pun terpaksa diberikan tindakan tegas terukur lantaran saat dilakukan penangkapan pelaku sempat melawan petugas, "Terpaksa kita berikan tindakan tegas terukur karena melawan petugas saat ditangkap, " katanya.

 

Selain mengamankan pelaku, sambung Sonny, Anggota juga mengamankan barang bukti baju yang digunakan pelaku saat beraksi, motor pelaku, dan motor korban Honda Beat bernopol BG 5292 AEU, yang sudah diganti plat polisi oleh pelaku.

 

" Hingga kini pelaku masih diperiksa untuk dilakukan pengembangan terkait dugaan TKP lain dan rekannya masih diburu," Ungkapnya.

 

( Alpian)